Wednesday, February 28, 2018

Pelatih Baru Ac Milan Menjadi Juru Selamat Bagi Tim

Mayoritas fans Ac Milan pasti tercengang ketika klub memutuskan menunjuk Gennaro Partisi sebagai sukses Vincenzo Montella jelang akhir tahun lalu.
Gattuso yang minim pengalaman, dianggap kurang pas menangani I Rossoneri, yang ketika itu dianggap tak punya semangat, tak punya gairah dan terombang-ambing tanpa arah.
Namun, dalam waktu tak begitu lama Gattuso berhasil membungkam peragu. Ia bak juru selamat Milan yang kini dielu-elukan Milanisti garis keras. Formasi 4-3-3 dianggap menjadi salah satu kunci sukses kebangkitan Il Diavolo Rosso, meski taktik tersebut awalnya menuai anggapan miring dari beberapa kalangan.
Telinga Gattuso mungkin sudah biasa mendengar ocehan Berlusconi macam ini. Mantan presiden Milan ini memang kerap mengeluarkan kritik soal formasi pemain, termasuk di era Carlo Ancelotti, bahkan ketika ia memenangkan gelar Liga Champions.
Tapi ungkapan Berlusconi mungkin ada benarnya, Milan memang tidak bermain cantik. Namun terlepas dari itu, sistem yang diimplementasikan Gattiso pada medio Desember itu kini membuahkan hasil dan meski kemenangan tidak diraih lewat permainan indah, Milan mengalami peningkatan signifikan.
Tak percaya? Papan klasemen jadi buktinya. Mereka tidak terkalahkan di 12 pertandingan, dengan lima kemenangan beruntun termasuk di dalamnya. Tertinggal 18 poin di belakang Inter Milan saat menggantikan Montella tiga bulan lalu, jarak kedua tim kini memendek menjadi tujuh. Mengeliminasi saudara sekota mereka di ajang Coppa Italia akhir Desember kemarin tampaknya menjadi titik balik Milan.

Gattuso telah mengubah sekolompok orang asing menjadi sebuah tim, membuat Milan kembali bersemangat, yang tidak mereka miliki sebelumnya di musim ini. Milan tampil lebih solid sekarang, dengan Leonardo Bonucci dan Alessio Romagnoli bermain bersama setiap pekan. Mereka mencatat clean sheet di lima laga konsekutif. Davide Calabria sekarang pemain reguler, setidaknya sampai Andrea Conti kembali.
Tim juga makin sulit terprediksi dengan peningkatan permainan Hakan Calhanoglu dan Giacomo Bonaventura di sektor kiri, sementara duet Suso dan Franck Kessie di sisi kanan juga tak kalah mematikan. Gattuso bahkan berani mengandalkan pemain muda Patrick Cutrone, meski mereka punya pemain anyar Nikola Kalinic dan Andre Silva yang diboyong dengan harga tidak murah. 
Satu perbedaan yang paling dirasakan Kessie antara era Montella dan Gattuso adalah: ““Gattuso membuat kami bekerja lebih keras, terutama dalam hal taktik. Dengan Montella, kami bekerja sangat sedikit dalam latihan, namun sekarang berbeda dengan Gattuso dan Anda dapat melihat hasilnya di lapangan,” ujarnya pascakemenangan atas AS Roma.
“Atmosfer ruang ganti selalu sama, perbedaannya adalah sekarang kami bekerja lebih keras. Ini seperti sebuah keluarga di sini dan hasilnya mulai datang.

Sumber : Goal
Share:

Tuesday, February 27, 2018

Kiper Real Madrid Minta Rekan Rekannya Move On

Kekalahan yang dialami Real Madrid dari Espanyol memang terasa menyakitkan. Namun kiper Keylor Navas meminta rekan-rekannya untuk segera move on. 

Bisa mengendalikan permainan di babak pertama, pemain Madrid bermain buruk di babak kedua. Setidaknya itulah analisa Zinedine Zidane selaku pelatih. 

Zidane pun sampai menyebut kekalahan di RCDE Stadium Rabu (28/2/2018), sangat menyakitkan. Pelatih asal Prancis itu merasa kasihan melihat perjuangan anak asuhnya yang berbuah kekalahan. 

Navas meminta pada rekan-rekannya jangan memperpanjang duka. Masih banyak pertandingan yang harus dilakoni. Di La Liga sendiri tersisa 12 pertandingan lagi dan meminta rekan-rekannya untuk fokus. 

"Keadaan memang tidak menguntungkan kami. Tapi kami harus profesional dan tahu bahwa tidak melulu harus dekat (dengan Barcelona di puncak klasemen)," ucapnya dilansir Marca. 




"Lumrah kalau pemain bersedih karena kami ingin menang. Kami harus belajar dari pertandingan ini. Saya tidak melihat ini sebagai langkah mundur karena terkadang Anda menang dan terkadang tidak. Kami perlu menunjukkan karakter untuk terus melaju," tandas kiper berkebangsaan Costa Rika itu. 

Madrid memang memerlukan fokus tinggi. Sebab mereka bukan hanya disibukkan dengan pertandingan di kompetisi domestik, tapi juga Liga Champions. Mereka akan segera melawat ke kandang Paris Saint Germain (PSG) di leg kedua babak 16 Besar Liga Champions. 

Sumber : Sindownews
Share:

Kata Legenda The Gunners Wenger Harus Out

Legenda Arsenal Ian Wright melancarkan serangan tajam ke manajer klub Arsene Wenger. Striker yang mengemas 185 gol untuk The Gunners itu mengatakan bahwa yang terbaik bagi pelatih asal Prancis itu tidak memperpanjang masa tugasnya setelah musim ini.

Arsenal bertengger di peringkat 6 klasemen Liga Primer 2017/2018, tertinggal 27 poin di bawah pemimpin klasemen Manchester City. The Gunners dikalahkan City 0-3 di final Piala Liga, Minggu (25/2/2018), sehingga hanya Liga Europa sebagai satu-satunya target piala yang realistis setelah tersingkir dini di Piala FA.

Wright, yang bermain 213 game dalam tujuh tahun di Arsenal, mengatakan klub tersebut mengalami stagnasi jauh sebelum final Piala Liga mengubur mereka. "Ada dalih (dari Wenger) dan dia memperlakukan tim secara protektif," kata Wright kepada BBC


"Apakah dia bertahan pada akhir musim ini, saya tidak ingin berdebat, saya tidak yakin ada yang bisa. Perkembangan yang biasa-biasa saja ini harus dihentikan."

Arsenal terakhir memenangkan gelar liga pada tahun 2004 dan belum pernah memenangkan Liga Champions selama masa pemerintahan Wenger selama 22 tahun dengan Piala FA dan Piala Liga sebagai satu-satunya trofi dalam beberapa tahun terakhir.

Wright, yang pensiun pada tahun 2000, menegaskan Arsenal harus mengganti pelatih sesegera mungkin. Sebab, klub butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan kembali status mereka sebagai salah satu pesaing elite Eropa.

"Saya ingin Arsenal lebih menantang lagi, menandatangani pemain yang akan membuat Anda bersemangat," tambah Wright. "Berapa lama waktu yang dibutuhkan Arsenal untuk kembali? Ini membutuhkan beberapa tahun ke depan."

Pria berusia 54 tahun itu juga mempertanyakan minat pemegang saham mayoritas Arsenal Stan Kroenke di klub tersebut setelah pemiliknya mengabaikan pendapat para penggemar untuk menyerahkan kesepakatan baru kepada Wenger pada akhir musim lalu.

Sumber : Sindonews
Independent
Share:

Monday, February 26, 2018

Harry Kane Akan Berlabuh Ke Real Madrid ?

Legenda Real Madrid Raul Gonzalez ingin melihat Harry Kane berkostum Real Madrid. 
Seperti diketahui, Kane dalam beberapa waktu terakhir kerap dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu, itu setelah penyerang The Lily White tersebut terus menunjukkan ketajamannya di depan gawang.
Kane sendiri sukses mengemas golnya yang ke-35 musim ini pada akhir pekan kemarin dengan menjadi pahlawan kemenangan di markas Crystal Palace, dan Raul menilai pemain internasional Inggris itu sebagai penyerang berkualitas.


“Kane adalah penyerang tipikal,” kata Raul di acara 2018 World Sports Awards. “Dia mencetak banyak gol di setiap pertandingan. Saya pikir dia punya kualitas hebat. Saya sangat menyukainya.
“Saya tidak tahu apakah dia ingin pindah atau dia punya kesempatan untuk pindah, namun saya pikir dia tampil baik. Dia adalah salah satu striker terbaik di dunia.”
Ditanya apakah ia ingin melihat Kane di Madrid, Raul melanjutkan: “Mengapa tidak? Tentu saja, saya membayangkan banyak tim yang juga ingin merekrut dia ke timnya.”
Di klubnya yang sekarang, Kane masih terikat kontrak hingga Juni 2022.

Sumber : Goal
Share:

Pemilik Chelsea Kepincut Dengan Lewandoski

Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, dikabarkan siap mengajukan penawaran untuk striker Bayern Munchen,Robert Lewandowski.

Laporan yang diturunkan oleh The Sunmengatakan bahwa sang striker mungkin akan memainkan musim terakhirnya di Jerman tahun ini.

Istri sang penyerang, Anna, dikabarkan mulai mengakrabkan diri dengan suasana London ketika ia sempat terlihat berbelanja di ibu kota Inggris pekan lalu. Namun belum ada kabar soal Lewandowski mencari rumah baru di negeri Ratu Elizabeth.




Bayern sendiri takkan melepas mesin gol andalannya dengan mudah. Pini Zahavi, agen anyar Lewy, akan memainkan peran vital dalam menentukan masa depan kliennya. Sang agen sendiri memiliki banyak koneksi mengagumkan dengan sosok penting di jagat sepakbola dunia.


Chelsea sendiri kabarnya akan ada di urutan terdepan jika memang Bayern berniat melepas strikernya. Zahavi dikabarkan punya hubungan dekat dengan pemilik The Blues, Roman Abramovich.

Lewandowski sendiri belum lama ini membantah bahwa keputusannya mengganti agen ada hubungannya dengan spekulasi yang mengaitkannya dengan isu Real Madrid.

Sementara manajer Jupp Heynckes juga menegaskan bahwa klub akan berupaya sekuat tenaga untuk mempertahankan para pemain terbaik, termasuk Lewandowski.


Sumber : bola.net
Wikipedia  (Gambar)
Share:

Manchester United Kalahkan Chelsea Di Kandang Setan Merah

Bermain selaku tuan rumah, Manchester United justru tertekan di menit-menit awal.
Pasukan Chelsea mendapat peluang pertama melalui sepak pojok pada menit pertama.
Namun, barisan pertahanan Man United masih sigap mengamankan gawangnya.
The Red Devils nyaris tertinggal pada menit ketiga, jika sepakan Alvaro Morata tidak membentur mistar gawang Man United.

Hingga pertengahan babak pertama, Chelsea mendominasi penguasaan bola dengan 58 persen berbanding 42 persen.
Saking tertekannya, The Red Devils bahkan gagal menciptakan satu pun tembakan sepanjang 20 menit pertama.

Pada menit ke-25, Man United sempat mengancam gawang Chelsea melalui pergerakan Anthony Martial dari sisi kiri.
Tetapi, pemain asal Perancis itu tak bisa memberi umpan akurat kepada rekannya di kotak penalti.
Shoot on goal pertama Man United tercipta pada menit ke-28.
Namun Alexis Sanchez yang berdiri bebas di kotak penalti masih terlalu lemah dan dapat diamankan oleh kiper Thibaut Courtois.


Gelandang bertahan Chelsea, N'Golo Kante, mendapat kartu kuning pertama pada laga tersebut pada menit ke-30.
Pemain asal Prancis itu dinilai wasit Martin Atkinson melakukan pelanggaran kepada Paul Pogba.
Meski mulai menyerang, Man United justru tertinggal lebih dulu melalui gol Willian pada menit ke-32.
Serangan balik Chelsea diakhiri dengan solo run Willian yang dituntaskan dengan sepakan yang tak mampu dihalau David de Gea.

Pada menit ke-39, Man United meraih gol balasan melalui sepakan Romelu Lukaku.
Menerima umpan Martial, Lukaku berhasil menyelinap ke lini belakang dan mencetak gol.
Kedudukan imbang 1-1 tak berubah hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, Chelsea langsung tancap gas. Pada menit ke-49, pasukan Antonio Conte mendapat peluang dan menembus jantung pertahanan Man United.
Kurangnya support dari rekan setim membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Lukaku nyaris mencetak gol kedua pada pertandingan tersebut melalui sepakan akrobatik pada menit ke-67.
Menyambut umpan Alexis Sanchez, tendangan salto Lukaku ditepis Courtois.
Pada menit ke-64, Jesse Lingard dimainkan mengganti Anthony Martial.
Alhasil, Man United berbalik unggul pada menit ke-75 melalui sundulan Lingard.
Umpan silang Lukaku disambut oleh sundulan Lingard yang membuat Courtois mati langkah.
Chelsea bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-86, namun Morata telah berdiri pada posisi offside.
Hingga laga berakhir, skor 2-1 tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini membuat Man United kembali ke posisi kedua klasemen sementara.
Sebelumnya, posisi runner-upditempati oleh Liverpool yang menang atas West Ham United satu hari sebelumnya. 

Sumber : Kompas

dailypost.ng (Gambar)
Share: