Sunday, March 4, 2018

Saturday, March 3, 2018

Jadwal Liga Inggris 3 Sampai 6 Maret 2018

Jakarta - Jadwal Liga Inggris malam ini, Sabtu, 3 Maret 2018, akan menyajikan aksi Tottenham Hotspur, Liverpool, Everton, dan Leicester City.
Liverpool dan Tottenham akan berebut posisi tiga besar dalam laga nanti. Livepool, yang menempati posisi ketiga dengan nilai 57, akan melawan Newcastle. Sedangkan Tottenham, yang berada di posisi keempat dengan nilai 55, akan menghadapi Huddersfield Town.
Pada laga lainnya malam, Leicester akan melawan Bournemouth. Sedangkan Everton menghadapi Burnley.
Laga besar akan tersaji Ahad malam, saat Manchester City melawan Chelsea. Sedangkan Manchester United melawan Crystal Palace pada Selasa dinihari WIB. 

Jadwal Sengkapnya : 
Sabtu, 3 Maret 2018
19:30 Burnley vs Everton (beIN Sports 1)
22:00 Leicester City vs AFC Bournemouth (beIN Sports 2)
22:00 Southampton vs Stoke City
22:00 Swansea City vs West Ham United
22:00 Tottenham Hotspur vs Huddersfield Town
22:00 Watford vs West Bromwich Albion
Ahad, 4 Maret 2018
00:30 Liverpool vs Newcastle United (beIN Sports 1, MNCTV)
20:30 Brighton & Hove Albion vs Arsenal (beIN Sports 1))
23:00 Manchester City vs Chelsea (beIN Sports 1, RCTI)
Selasa, 6 Maret 2018
03:00 Crystal Palace vs Manchester United.
Sumber : bola.tempo.co
Share:

Friday, March 2, 2018

Review Pertandingan Piala Gubernur Kaltim Arema FC Vs Persebaya 1927

Hasil pertandingan Persebaya 1927 melawan Arema FC dalam laga semifinal Piala Gubernur Kaltim 2018 di Stadion Palaran, Samarinda, Jumat 2 Februari 2018. Pertandingan berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Arema FC.
Sejak kick off babak pertama, Persebaya Surabaya mengendalikan permainan dengan sentuhan dari kaki kaki. Mereka memanfaatkan kecepatan Ferinando Pahabol dan Osvaldo Haay untuk menekan dari sayap. Sementara Arema FC coba memanfaatkan serangan balik cepat.
Namun hingga 15 menit pertama, tak ada peluang berbahaya yang diciptakan oleh kedua tim. Persebaya memang lebih agresif dalam menyerang, namun serangan mereka masih mudah dipatahkan oleh lini pertahanan Arema.
Justru Arema FC yang memberikan ancaman di menit ke 20. Sebuah bola umpan lambung ke dalam kotak penalti berhasil dikuasai oleh Dendi Santoso. Sayang tendangannya dari jarak dekat di sisi kiri gawang Persebaya masih bisa diblok oleh bek Persebaya.
Persebaya membalas di menit 28. Umpan terobosan ke dalam kotak penalti berhasil dijangkau oleh Osvaldo Haay. Tapi bola sontekan mantan pemain Persipura ini masih bisa dihalau kiper Kurniawan Kartika Ajie.
Sesaat setelah water break atau di menit ke 32, Persebaya mendapatkan peluang emas. Osvaldo yang berdiri bebas di depan mulut gawang melepaskan sundulan keras untuk meneruskan umpan Otavio Dutra. Sayang, arah bola tepat jatuh ke pelukan kiper Arema FC.
Di menit ke 43, Arema FC mendapatkan peluang melalui Thiago Furtuso. Tendangan kaki kanannya dari dalam kotak penalti mengarah ke tiang jauh. Namun bola berhasil dibelokkan oleh kiper Persebaya, Alfonsius, yang memotong bola dengan manjatuhkan badan. Tendangan sudut bagi Arema FC.
Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi tak ada gol yang tercipta. Kedua tim harus puas dengan hasil imbang 0-0.


Di babak kedua, Arema FC meningkatkan tempo permainan dan lebih banyak menekan pertahanan Persebaya FC. Pertandingan menjadi menarik karena kedua tim silih berganti melakukan tekanan.
GOL! Arema FC berhasil unggul di menit ke 65 melalui gol Thiago Furtuoso. Bola blunder yang dilakukan pemain belakang Persebaya di luar kotak penalti berhasil direbut Thiago. Dengan cepat pemain asal Brasil ini masuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri gawang Persebaya dan gol. Arema FC unggul 1-0.
Persebaya mengacam di menit ke 71. Tembakan keras Fandry Imbiri dari luar kotak penalti mengarah ke sudut kanan atas gawang Arema FC. Tapi Kurniawan Kartika Ajie sekali lagi melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola melewati mistar dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Persebaya terus menyerang untuk mengejar ketinggalan. Sejumlah peluang didapat namun berhasil dimentahkan oleh lini pertahanan Arema FC dan hanya menghasilkan sepak pojok.
GOL! Arema FC menambah keunggulan jadi 2-0 di menit ke 84. Lewat sebuah serangan balik cepat, Dendi Santoso melepaskan umpan silang ke depan mulut gawang yang dengan mudah dituntaskan dengan sundulan oleh Hanif Sjahbandi.
Persebaya Surabaya tampak kehilangan semangat setelah kebobolan gol kedua itu. Sehingga nyaris tak ada peluang yang tercipta hingga peluit akhir berbunyi. Pertandingan pun dimenangi oleh Arema FC dengan skor 2-0.

Sumber : Gilabola
Share:

Wednesday, February 28, 2018

Pelatih Baru Ac Milan Menjadi Juru Selamat Bagi Tim

Mayoritas fans Ac Milan pasti tercengang ketika klub memutuskan menunjuk Gennaro Partisi sebagai sukses Vincenzo Montella jelang akhir tahun lalu.
Gattuso yang minim pengalaman, dianggap kurang pas menangani I Rossoneri, yang ketika itu dianggap tak punya semangat, tak punya gairah dan terombang-ambing tanpa arah.
Namun, dalam waktu tak begitu lama Gattuso berhasil membungkam peragu. Ia bak juru selamat Milan yang kini dielu-elukan Milanisti garis keras. Formasi 4-3-3 dianggap menjadi salah satu kunci sukses kebangkitan Il Diavolo Rosso, meski taktik tersebut awalnya menuai anggapan miring dari beberapa kalangan.
Telinga Gattuso mungkin sudah biasa mendengar ocehan Berlusconi macam ini. Mantan presiden Milan ini memang kerap mengeluarkan kritik soal formasi pemain, termasuk di era Carlo Ancelotti, bahkan ketika ia memenangkan gelar Liga Champions.
Tapi ungkapan Berlusconi mungkin ada benarnya, Milan memang tidak bermain cantik. Namun terlepas dari itu, sistem yang diimplementasikan Gattiso pada medio Desember itu kini membuahkan hasil dan meski kemenangan tidak diraih lewat permainan indah, Milan mengalami peningkatan signifikan.
Tak percaya? Papan klasemen jadi buktinya. Mereka tidak terkalahkan di 12 pertandingan, dengan lima kemenangan beruntun termasuk di dalamnya. Tertinggal 18 poin di belakang Inter Milan saat menggantikan Montella tiga bulan lalu, jarak kedua tim kini memendek menjadi tujuh. Mengeliminasi saudara sekota mereka di ajang Coppa Italia akhir Desember kemarin tampaknya menjadi titik balik Milan.

Gattuso telah mengubah sekolompok orang asing menjadi sebuah tim, membuat Milan kembali bersemangat, yang tidak mereka miliki sebelumnya di musim ini. Milan tampil lebih solid sekarang, dengan Leonardo Bonucci dan Alessio Romagnoli bermain bersama setiap pekan. Mereka mencatat clean sheet di lima laga konsekutif. Davide Calabria sekarang pemain reguler, setidaknya sampai Andrea Conti kembali.
Tim juga makin sulit terprediksi dengan peningkatan permainan Hakan Calhanoglu dan Giacomo Bonaventura di sektor kiri, sementara duet Suso dan Franck Kessie di sisi kanan juga tak kalah mematikan. Gattuso bahkan berani mengandalkan pemain muda Patrick Cutrone, meski mereka punya pemain anyar Nikola Kalinic dan Andre Silva yang diboyong dengan harga tidak murah. 
Satu perbedaan yang paling dirasakan Kessie antara era Montella dan Gattuso adalah: ““Gattuso membuat kami bekerja lebih keras, terutama dalam hal taktik. Dengan Montella, kami bekerja sangat sedikit dalam latihan, namun sekarang berbeda dengan Gattuso dan Anda dapat melihat hasilnya di lapangan,” ujarnya pascakemenangan atas AS Roma.
“Atmosfer ruang ganti selalu sama, perbedaannya adalah sekarang kami bekerja lebih keras. Ini seperti sebuah keluarga di sini dan hasilnya mulai datang.

Sumber : Goal
Share:

Tuesday, February 27, 2018

Kiper Real Madrid Minta Rekan Rekannya Move On

Kekalahan yang dialami Real Madrid dari Espanyol memang terasa menyakitkan. Namun kiper Keylor Navas meminta rekan-rekannya untuk segera move on. 

Bisa mengendalikan permainan di babak pertama, pemain Madrid bermain buruk di babak kedua. Setidaknya itulah analisa Zinedine Zidane selaku pelatih. 

Zidane pun sampai menyebut kekalahan di RCDE Stadium Rabu (28/2/2018), sangat menyakitkan. Pelatih asal Prancis itu merasa kasihan melihat perjuangan anak asuhnya yang berbuah kekalahan. 

Navas meminta pada rekan-rekannya jangan memperpanjang duka. Masih banyak pertandingan yang harus dilakoni. Di La Liga sendiri tersisa 12 pertandingan lagi dan meminta rekan-rekannya untuk fokus. 

"Keadaan memang tidak menguntungkan kami. Tapi kami harus profesional dan tahu bahwa tidak melulu harus dekat (dengan Barcelona di puncak klasemen)," ucapnya dilansir Marca. 




"Lumrah kalau pemain bersedih karena kami ingin menang. Kami harus belajar dari pertandingan ini. Saya tidak melihat ini sebagai langkah mundur karena terkadang Anda menang dan terkadang tidak. Kami perlu menunjukkan karakter untuk terus melaju," tandas kiper berkebangsaan Costa Rika itu. 

Madrid memang memerlukan fokus tinggi. Sebab mereka bukan hanya disibukkan dengan pertandingan di kompetisi domestik, tapi juga Liga Champions. Mereka akan segera melawat ke kandang Paris Saint Germain (PSG) di leg kedua babak 16 Besar Liga Champions. 

Sumber : Sindownews
Share:

Kata Legenda The Gunners Wenger Harus Out

Legenda Arsenal Ian Wright melancarkan serangan tajam ke manajer klub Arsene Wenger. Striker yang mengemas 185 gol untuk The Gunners itu mengatakan bahwa yang terbaik bagi pelatih asal Prancis itu tidak memperpanjang masa tugasnya setelah musim ini.

Arsenal bertengger di peringkat 6 klasemen Liga Primer 2017/2018, tertinggal 27 poin di bawah pemimpin klasemen Manchester City. The Gunners dikalahkan City 0-3 di final Piala Liga, Minggu (25/2/2018), sehingga hanya Liga Europa sebagai satu-satunya target piala yang realistis setelah tersingkir dini di Piala FA.

Wright, yang bermain 213 game dalam tujuh tahun di Arsenal, mengatakan klub tersebut mengalami stagnasi jauh sebelum final Piala Liga mengubur mereka. "Ada dalih (dari Wenger) dan dia memperlakukan tim secara protektif," kata Wright kepada BBC


"Apakah dia bertahan pada akhir musim ini, saya tidak ingin berdebat, saya tidak yakin ada yang bisa. Perkembangan yang biasa-biasa saja ini harus dihentikan."

Arsenal terakhir memenangkan gelar liga pada tahun 2004 dan belum pernah memenangkan Liga Champions selama masa pemerintahan Wenger selama 22 tahun dengan Piala FA dan Piala Liga sebagai satu-satunya trofi dalam beberapa tahun terakhir.

Wright, yang pensiun pada tahun 2000, menegaskan Arsenal harus mengganti pelatih sesegera mungkin. Sebab, klub butuh waktu bertahun-tahun untuk mendapatkan kembali status mereka sebagai salah satu pesaing elite Eropa.

"Saya ingin Arsenal lebih menantang lagi, menandatangani pemain yang akan membuat Anda bersemangat," tambah Wright. "Berapa lama waktu yang dibutuhkan Arsenal untuk kembali? Ini membutuhkan beberapa tahun ke depan."

Pria berusia 54 tahun itu juga mempertanyakan minat pemegang saham mayoritas Arsenal Stan Kroenke di klub tersebut setelah pemiliknya mengabaikan pendapat para penggemar untuk menyerahkan kesepakatan baru kepada Wenger pada akhir musim lalu.

Sumber : Sindonews
Independent
Share:

Monday, February 26, 2018

Harry Kane Akan Berlabuh Ke Real Madrid ?

Legenda Real Madrid Raul Gonzalez ingin melihat Harry Kane berkostum Real Madrid. 
Seperti diketahui, Kane dalam beberapa waktu terakhir kerap dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu, itu setelah penyerang The Lily White tersebut terus menunjukkan ketajamannya di depan gawang.
Kane sendiri sukses mengemas golnya yang ke-35 musim ini pada akhir pekan kemarin dengan menjadi pahlawan kemenangan di markas Crystal Palace, dan Raul menilai pemain internasional Inggris itu sebagai penyerang berkualitas.


“Kane adalah penyerang tipikal,” kata Raul di acara 2018 World Sports Awards. “Dia mencetak banyak gol di setiap pertandingan. Saya pikir dia punya kualitas hebat. Saya sangat menyukainya.
“Saya tidak tahu apakah dia ingin pindah atau dia punya kesempatan untuk pindah, namun saya pikir dia tampil baik. Dia adalah salah satu striker terbaik di dunia.”
Ditanya apakah ia ingin melihat Kane di Madrid, Raul melanjutkan: “Mengapa tidak? Tentu saja, saya membayangkan banyak tim yang juga ingin merekrut dia ke timnya.”
Di klubnya yang sekarang, Kane masih terikat kontrak hingga Juni 2022.

Sumber : Goal
Share: